Home Warta Nasional Daerah Melayu Keislaman Opini Pendidikan Sosok Khutbah Pemerintah Parlemen Pustaka Video Mitra

Daerah

Peringati Isra Mi'raj Bersama Warga, Cara MWNCU Bunguran Tengah Kenalkan NU

Peringati Isra Mi'raj Bersama Warga, Cara MWNCU Bunguran Tengah Kenalkan NU.(Foto:NUOK/Arfah)

Natuna, NU Online Kepri

Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bunguran Tengah menggelar peringatan Isra Mi'raj di Masjid Darrusalam, Bunguran Tengah, Natuna pada Minggu (19/2/2022). Kegiatan itu digelar bersama masyarakat sekitar.


Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat Bunguran Tengah dapat lebih mengenal tentang NU. Cara itu efektif dilakukan di masyarakat yang memang masih belum kenal dengan NU.


Baca Juga:
PBNU Terbitkan SK Penunjukan Karteker PCNU Natuna


Menurut Muhammad Fadholi Ketua MWCNU Bunguran Tengah, secara amaliah masyarakat Bunguran Tengah amaliyahnya, amaliyah NU. Namun belum banyak yang kenal dengan NU, padahal NU adalah organisasi terbesar di Indonesia.


"NU itu bukan organisasi politik. Tapi organisasi keagamaan, namun demikian warganya dibebaskan untuk menentukan hak politiknya. NU adalah organisasi para kiai," terang alumni Pondok Pesantren Nurul Huda, Kendal ini dalam sambutannya.


Sementara itu, Ustadz Budi Nurhamid dalam tausiyahnya turut mengomentari Sholawat Badar yang dibawakan oleh ibu-ibu Muslimat NU. Menurutnya, Sholawat Badar merupakan karya dari Kiai Ali Mansur seorang tokoh NU.


Latar belakang terciptanya Sholawat Badar karena kegelisahan Kiai Ali Mansur dengan kondisi politik saat itu. Di mana Partai Komonis Indonesia (PKI) sedang dalam masa jayanya. Pengaruh politiknya meluas hingga ke desa-desa.


"Karena kegelisahannya, pada suatu malam Kiai Ali tidak bisa tidur. Ia terus-menerus memikirkan situasi politik yang semakin tidak menguntungkan NU. Dalam kegelisahannya, Kiai Ali merenung kemudian menulis syair-syair Shalawat Badar," pungkasnya.

M Arfah
Editor: Muhamad Anas Bukhori Zubaidi

Artikel Terkait