• logo nu online
Home Warta Nasional Daerah Melayu Keislaman Opini Pendidikan Tokoh Khutbah Pemerintah Parlemen Pustaka Video Mitra
Jumat, 2 Desember 2022

Daerah

Batam

Dialog Kebangsaan Katolik-Muslim Batam Gaungkan Jaga Pancasila

Dialog Kebangsaan Katolik-Muslim Batam Gaungkan Jaga Pancasila
Dialog Kebangsaan Katolik-Muslim Batam Gaungkan Jaga Pancasila.(Foto:NUOK/Cosmas)
Dialog Kebangsaan Katolik-Muslim Batam Gaungkan Jaga Pancasila.(Foto:NUOK/Cosmas)

Batam, NU Online Kepri

Menjaga Pancasila dan moderasi beragama terus menggema dalam dialog kebangsaan yang digelar di Gereja Katolik Paroki Kerahiman Ilahi, Tiban, Batam dalam rangka halal bi halal Umat Katolik dan Muslim kota Batam, Rabu (1/6/2022) malam.


Narasumber dari agama Katolik yang merupakan Pimpinan Gereja Katolik Keuskupan Pangkalpinang Yang Mulia Prof. Dr. Adrianus Sunarko, OFM, mengingatkan tentang warisan luhur bangsa.


Menurutnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan sejumlah warisan luhur yang harus dimaknai dan dirawat hingga saat ini, salah satunya adalah dasar negara Pancasila yang hari ini diperingati.


"Terkait Pancasila, saat ini ada dua hal yang amat penting yang merupakan tantangan saat ini. Pertama,  oleh Pancasila diberi tempat bagi keanekaragaman yang saling menghormati, yang kedua, Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," papar Uskup Seribu Pulau tersebut.


Menurutnya, pidato Bung Karno tentang Pancasila pada 1 Juni 1945 sungguh sangat penting terkait Ketuhanan dan kebhinekaan di Indonesia.


"Soekarno mengatakan, marilah kita semuanya ber-Tuhan, hendaklah negara Indonesia adalah negara yang tiap-tiap orangnya dapat menyembah Tuhannya dengan cara yang leluasa, segenap rakyat hendaknya ber-Tuhan secara kebudayaan, yakni tiada egoisme agama," terangnya.


Narasumber dari kalangan Muslim, Dr. Sudianto, SE., MSi., CTT, Wakil Sekretaris PWNU Kepulauan Riau, juga mengingatkan untuk terus merawat toleransi, dengan membudayakan saling bertemu, bersilaturahmi.


"Toleransi sudah ada sejak dari rahim, marilah kita jaga bersama-sama, mudah-mudahan kita tidak salah jalan,"  tambah Wakil Sekretaris PWNU tersebut.


Anggota DPD RI Kepulauan Riau Haripinto Tanuwidjaja yang turut hadir, mempertegas bagaimana membangun dialog kebersamaan dengan sering-sering ngopi bareng atau kumpul santai bersama.


Pernyataan ini juga diaminkan oleh Nuryanto atau yang sering disapa Cak Nur sebagai ketua DPRD Kota Batam sekaligus Kasatkorwil Banser Kepulauan Riau.


Sekretaris panitian, Nimrod Siahaan, yang juga ketua bidang Moderasi Beragama Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kepulauan Riau mengatakan bahwa rangkaian acara ini sejalan dengan gerak langkah gereja yang saat ini juga sedang melakukan hajatan besar Sinode para Uskup Sedunia.


"Tema sinode adalah tentang berjalan bersama, dalam berjalan bersama ini kami juga merefleksikan bagaimana umat Katolik hidup dengan komunitas non Katolik, oleh karena itu agar gaung acara ini semakin besar, acara ini kemudian menjadi gawean Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAAK) kevikepan Kepri dengan menggandeng ormas-ormas Katolik lainnya seperti WKRI dan PMKRI," kata Nimrod.


Sementara itu, Pastor Paroki Kerahiman Ilahi Tiban, Pater Antonius Faot, CS, mengucapkan syukur dan terimakasih atas kehadiran umat muslim dan para tokoh-tokoh masyarakat, terlebih secara istimewa sangat bergembira karena hari yang dipilih adalah 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila.


"Hari ini kami sungguh sangat merasa bergembira, bukan saja hari ini merupakan hari instimewa bagi bangsa Indonesia yang merayakan hari lahir Pancasila, namun juga hari ini adalah pesta bagi kami para imam-imam kongregasi Scalabrinian yang merayakan pesta pendiri, Uskup Scalabrini, Uskup bagi para migran," ungkap Pater Toni.


Daerah Terbaru