• logo nu online
Home Warta Nasional Daerah Melayu Keislaman Opini Pendidikan Tokoh Khutbah Pemerintah Parlemen Pustaka Video Mitra
Jumat, 2 Desember 2022

Daerah

Bintan

Kiai Fadholi: Beribadah Tanpa Ilmu, Maka Ibadahnya Tertolak

Kiai Fadholi: Beribadah Tanpa Ilmu, Maka Ibadahnya Tertolak
Kiai Fadholi: Beribadah Ta.npa Ilmu, Maka Ibadahnya Tertolak.(Foto:NUOK/Arfah)
Kiai Fadholi: Beribadah Ta.npa Ilmu, Maka Ibadahnya Tertolak.(Foto:NUOK/Arfah)

Batam, NU Online Kepri

Kiai Fadholi Farkhan Wakil Ketua PCNU Tanjungpinang mengatakan, siapa saja beribadah tanpa ilmu, maka ibadahnya tertolak. Hal itu disampaikan Kiai Fadholi saat mengisi pengajian majelis taklim di Tanjungpinang, Ahad (11/9/2022).


"Dalam Matan Zubad Syeh Ruslan dijelaskan bahwa beribadah tanpa didasari dengan ilmu, maka ibadahnya akan tertolak. Jadi, penting kita itu beribadah dengan ilmu."


"Misalnya dalam ibadah sholat. Harus tau hal-hal yang membatalkan dan mana yang dikatakan dengan rukun sholat," jelasnya.


Dalam kesempatan itu juga, alumni Pondok Pesantren Nurul Hikmah Tegal ini mengajak kepada ibu-ibu untuk mempelajari ilmu fiqih. Menurutnya, untuk kesempurnaan dalam ibadah mau tidak mau harus belajar fiqih.


"Nah, ilmu fiqih itu penting, untuk  bagaimana kita dalam beribadah bisa lebih baik dan sempurna. Bagaimana berwudhu dengan benar. Sholat dengan benar. Tanpa Fiqih Ndak bisa kita caranya berwudhu."


"Penting, sekali para ibu-ibu belajar fiqih," tambah Ketua Dewan Syuro PKB Tanjungpinang Ini.


Kiai Fadholi juga sedikit menyingung soal isi ceramah yang hari ini tidak lagi esensial dibutuhkan langsung oleh masyarakat.


"Mestinya, kan bagaimana konten-konten ceramah pengajian itu sesuai dengan sebuah Kalam hikmah dakwahila. Kaummu sesuai dengan kadar akal mereka."


"Artinya, seorang da'i harus memahami betul kebutuhan jamaahnya. Hari ini kadang banyak masih masyarakat butuh pemahaman bagaimana sholat yang benar, beribadah dengan benar sesuai dengan tuntutannya. Jadi, isi ceramahnya lebih kepada hal-hal yang dibutuhkan oleh masyarakat," pungkasnya.


Daerah Terbaru